KONFIGURASI SAMBA DEBIAN 10

Assalamualaikum Wr. Wb. 
Perkenalkan Nama saya Nadia Nasywa Salsabila disini saya akan sharing konfigurasi samba DEBIAN 10

​I. PENDAHULUAN

​1.1 Latar Belakang

​Berbagi data (file sharing) merupakan kebutuhan krusial dalam jaringan komputer untuk meningkatkan efisiensi kerja. Samba adalah perangkat lunak open-source yang memungkinkan berbagi berkas dan alat pencetak (printer) antara sistem operasi Linux/Unix dengan sistem operasi Windows secara lancar menggunakan protokol SMB/CIFS. Praktikum ini dilakukan untuk memahami cara membangun server berbagi data menggunakan Debian 10 di lingkungan virtual.

​1.2 Tujuan

  • ​Mampu melakukan instalasi paket Samba di OS Debian 10 pada VirtualBox.
  • ​Mampu mengonfigurasi Samba Server untuk mode Anonymous Login (tanpa password) dan Authenticated Login (dengan password).
  • ​Mampu menguji konektivitas dan fitur file sharing dari Windows Client ke Debian Server.

​II. ALAT DAN BAHAN

  1. Perangkat Keras (Hardware): Laptop/PC Utama.
  2. Perangkat Lunak (Software):
    • ​VirtualBox (Versi terbaru).
    • ​ISO Debian 10 (Buster).
    • ​OS Windows (sebagai Client di host atau VM lain).
  3. Koneksi Internet / Repositori Lokal: Untuk instalasi paket.

​III. LANGKAH KERJA DAN KONFIGURASI

​3.1 Persiapan Jaringan di VirtualBox

  1. ​Buka VirtualBox, pilih VM Debian 10, lalu masuk ke menu Pengaturan (Settings) > Jaringan (Network).
  2. ​Ubah adaptor jaringan menjadi Adaptor Hanya-Hospes (Host-Only Adapter) agar VM Debian bisa berkomunikasi dengan Windows Host.
  3. ​Nyalakan VM Debian 10 dan atur IP Address static. 
Cara Konfigurasi File Server Samba pada Operating System Debian 10 melalui VirtualBox

1.Buka Software VirtualBox lalu pilih System Debian yang akan kalian pakai untuk konfigurasi File Server Samba

2. Login menggunakan User Root kalian

3. Cek settingan IP nya terlebih dahulu agar tidak terjadi error saat melakukan konfigurasi file servernya, cara pengecekannya dengan memasukkan syntax 
"nano /etc/network/interfaces" lalu tekan Enter

4. Jika tidak ada perubahan pada konfigurasi IP nya, selanjutnya lakukan Restarting terhadap Konfigurasi IP nya. Untuk Restarting dengan memasukkan syntax "/etc/init.d/networking restart" dan setelah itu tekan Enter. Jika setelah direstart muncul keterangan (OK) pada syntax nya, maka Restarting berhasil dilakukan
5. Selanjutnya lakukan install program samba dulu, dengan cara masukkan syntax "apt install samba" lalu tekan Enter
6. Setelah itu akan muncul tampilan seperti dibawah ini, pada tampilan ini pilih opsi (NO) dan tekan Enter
7. Selanjutnya akan muncul tampilan install Program File Server Sambanya seperti dibawah ini. 
8. Kemudian lakukan pengecekan Installasinya File Server Sambanya dengan mengetikkan syntax "dpkg -l samba" lalu tekan Enter
9. Selanjutnya kita akan membuat directory atau tempat untuk sharingnya, kita ketikkan syntax "cd /home/" lalu tekan Enter

10. Selanjutnya ketikkan syntax "mkdir data" lalu tekan Enter
11. Kemudian ketikkan syntax "mkdir master" lalu tekan Enter

12. Setelah itu ketikkan syntax "ls" lalu tekan Enter
13. selanjutnya ketikkan syntax "chmod 777 data/" lalu tekan Enter
14. Kemudian ketikkan syntax "chmod 777 master/" lalu tekan Enter

15. Selanjutnya kita akan melakukan konfigurasi untuk file sambanya, untuk masuk tampilan konfigurasinya ketikkan syntax "nano /etc/samba/smb.conf" lalu tekan Enter. 
16. Selanjutnya tampilan akan berubah menjadi seperti dibawah ini. Pada tampilan ini scroll saja hingga bagian paling bawah.
17. Pada bagian bawah sendiri, kita ketikkan syntax :

[data]
path = /home/data
browseable = yes
writeable = yes  
guest ok = yes 
     
18. Ketika sudah diketik semua syntaxnya, tekan Ctrl + X lalu pilih opsi "Y" dan tekan Enter

19. Selanjutnya lakukan Restarting dengan memasukkan syntax "/etc/init.d/smbd restart". lalu tekan Enter
20. Jika setelah dilakukan Restarting muncul keterangan (OK), maka konfigurasi File Server Samba telah berhasil
21. Kemudian Minimize dulu tampilan debian kita, lalu Tekan Windows + R pada keyboard kita dan ketikkan "\\(sesuai IP server kalian)". Contoh punya saya "\\192.25.26.26" lalu tekan Enter
22. Jika Muncul tampilan Folder Directory seperti ini, maka langkah langkah Konfigurasi File Server Samba Debian 10 pada VirtualBox telah berhasil dilakukan.


Sekian laporan konfigurasi Samba Server di Debian 10. Terimakasih, Semoga ilmu yang saya berikan di laporan ini bisa bermanfaat bagi kalian Demikian yang dapat saya sampaikan mohon maaf apabila ada kesalahan atau bahasa yang kurang di pagi dan kurang jelas. 

Wassalamualaikum Wr. Wb. 



Postingan populer dari blog ini

KONFIGURASI DATABASE SERVER DEBIAN 12

KONFIGURASI MAIL DEBIAN 12

KONFIGURASI DNS SERVER DEBIAN 12