KONFIGURASI DNS SERVER DEBIAN 12

Assalamu'alaikum Wr. Wb. 
Perkenalkan Nama saya Nadia Nasywa Salsabila disini saya akan sharing konfigurasi DNS DEBIAN 12

​I. PENDAHULUAN

​1.1 Latar Belakang

Domain Name System (DNS) adalah sebuah sistem database terdistribusi yang berfungsi untuk menerjemahkan nama domain yang mudah diingat manusia (seperti www.laporan.com) menjadi alamat IP (IP Address) yang dipahami oleh komputer , atau sebaliknya.

​Tanpa adanya DNS Server, pengguna jaringan harus mengetikkan deretan angka IP Address secara manual di browser setiap kali ingin mengakses sebuah layanan server, yang mana hal tersebut sangat tidak efisien.

​Pada praktikum ini, sistem operasi Debian 10 di VirtualBox dikonfigurasikan sebagai DNS Server lokal menggunakan paket aplikasi Bind9 (Berkeley Internet Name Domain version 9). Bind9 merupakan software DNS yang paling banyak digunakan di arsitektur Linux karena faktor keamanan dan kestabilannya.

​1.2 Tujuan

  • ​Mampu melakukan instalasi paket Bind9 sebagai DNS Server di Debian 10 pada VirtualBox.
  • ​Mampu membuat dan mengonfigurasi Forward Zone (penerjemah domain ke IP) dan Reverse Zone (penerjemah IP ke domain).
  • ​Mampu menguji keberhasilan pemetaan domain dari Windows Client menggunakan perintah nslookup.

​II. ALAT DAN BAHAN

  1. Perangkat Keras (Hardware): Laptop/PC Utama.
  2. Perangkat Lunak (Software):
    • ​VirtualBox.
    • ​ISO Debian 10 (Buster).
    • ​Command Prompt (CMD) di Windows Client sebagai penguji.
  3. Koneksi Internet / Repositori Lokal: Untuk mengunduh paket instalasi Bind9.

​III. LANGKAH KERJA DAN KONFIGURASI

 1. Lakukan rutinitas seperti biasa (login su -, masukkan password dan lain sebagainya).
 2. Masukkan perintah apt install bind9 dnsutils, enter, ketik Y jika ada perintah (Y/n), lalu tunggu hingga proses selesai.
 3. Jika sudah selesai melakukan langkah-langkah diatas, lakukan hal seperti gambar berikut ini.
 4. Ketik perintah nano db.cinad (sesuai dengan yang di atur tadi). Lalu ubah isinya seperti pada gambar. Jika sudah lakukan Ctrl + X, Y, Enter.
 5. Kemudian ketik perintah nano db.192 (sesuai yang telah diatur). Lalu ubah isinya seperti pada gambar. Jika sudah lakukan Ctrl + X, Y, Enter.
 6. Lalu ketik perintah nano named.conf.default-zones, lalu menuju ke baris paling akhir dan ubah isinya seperti pada gambar. Jika sudah diatur lakukan Ctrl + X, Y, Enter
 7. Lalu ketik perintah nano /etc/resolv.conf kemudian ubah isinya seperti pada gambar (untuk nama dan ip sesuai dengan yang sudah di atur).
 8. Lalu restart dengan perintah systemctl restart bind9, dan cek statusnya dengan systemctl status bind9. Untuk langkah selanjutnya sama seperti tutorial web server, jadi jika sudah tidak perlu mengulang (kecuali ingin mengedit kode html nya).
 9. Kemudian ketik cd untuk keluar dari /etc/bind, lalu ketik nslookup (ketik ip sesuai settingan) dan enter, dan juga ketik nslookup cinad.net (sesuai dengan nama yang telah diatur) dan enter.
 10. Jika sudah lakukan ping pada windows (client) dan lakukan nslookup ip address dan nslookup cinad.net (sesuai nama yang telah diatur).
 11. Lalu masuk ke chrome, dan ketik cinad.net (nama sesuai yang telah diatur). Jika muncul sesuai dengan html yang diedit artinya dns server berhasil.

Sekian laporan konfigurasi DND Server di Debian 12. Terimakasih, Semoga ilmu yang saya berikan di laporan ini bisa bermanfaat bagi kalian Demikian yang dapat saya sampaikan mohon maaf apabila ada kesalahan atau bahasa yang kurang di pagi dan kurang jelas. 

Wassalamualaikum Wr. Wb. 





Postingan populer dari blog ini

KONFIGURASI DATABASE SERVER DEBIAN 12

KONFIGURASI MAIL DEBIAN 12